fbpx
KesehatanHealth

Mengenal Penyebab Vertigo yang Harus Diketahui

Vertigo atau pusing yang menyebabkan orang yang menderita muntah bukanlah penyakit yang terisolasi, tetapi merupakan gejala yang menunjukkan kelainan pada tubuh, yaitu penyebab yang mendasarinya.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membagikan pengetahuan tentang penyebab pusing atau vertigo. Apa itu vertigo dan gejalanya sehingga kita mari kita memiliki persepsi yang sama tentang vertigo ini.

Vertigo paling sering disebabkan oleh masalah keseimbangan di telinga bagian dalam, tetapi juga bisa disebabkan oleh masalah di otak atau sistem saraf pusat. Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa penyebab vertigo yang perlu kita ketahui.

Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV)

Merupakan penyebab vertigo yang paling umum. Keunikan vertigo akan disebabkan dan diperburuk oleh perubahan posisi dan gerakan kepala, seperti gerakan tiba-tiba, posisi berdiri, malam di samping, dll. Serangan vertigo yang singkat, intens dan berulang terjadi (biasanya berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit). BPPV dapat disertai mual dan muntah bahkan jika itu jarang terjadi, tidak ada tinitus (telinga berdenging) atau gangguan pendengaran.

BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo) diduga disebabkan oleh serpihan kecil puing-puing (kristal kalsium karbonat), yang terlepas dari dinding kanal pendengaran internal. Fragmen pada umumnya tidak menyebabkan masalah kecuali jika mereka memasuki salah satu saluran yang dipenuhi telinga.

BPPV umumnya mempengaruhi lansia, dengan sebagian besar kasus lebih tua dari 50 tahun. Namun, ini kadang-kadang bisa terjadi di kalangan anak muda.

BPPV ini dapat terjadi tanpa alasan yang jelas atau berkembang setelah:

  • Infeksi telinga
  • Operasi telinga
  • Cedera kepala
  • Istirahat yang lama, misalnya pemulihan setelah sakit
  • Infeksi telinga
  • Operasi telinga
  • Cedera kepala
  • Istirahat yang lama, misalnya pemulihan setelah sakit

Serangan vertigo BPPV dapat sembuh dalam beberapa hari, tetapi jika tidak sembuh, diperlukan manuver koreksi sederhana yang direkomendasikan oleh dokter.

Labirin (labyrinthitis)

Labirin adalah infeksi labirin atau struktur halus yang terletak di telinga bagian dalam, sehingga menjadi meradang. Labirin ini adalah saluran cairan yang mengontrol pendengaran dan keseimbangan. Penyebab paling umum dari labirinitis adalah infeksi virus seperti batuk pilek atau pilek yang menyebar ke labirin dan jarang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Ketika labirin ini meradang, informasi yang dikirim ke otak akan berbeda dari yang ditangkap oleh telinga dan mata. Sinyal kontradiktif dapat menyebabkan pusing dan vertigo, biasanya disertai mual, muntah, gangguan pendengaran, dering di telinga (tinnitus), kadang-kadang demam dan infeksi telinga.

Neuronitis Vestibular

Neuronitis vestibular adalah kondisi peradangan pada saraf yang menghubungkan labirin ke otak. Dalam beberapa kasus, ini terjadi pada waktu yang sama dengan labirin.

Penyebab paling umum dari tipe vertigo ini adalah infeksi virus. Gejala vertigo biasanya terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan gejala lain seperti sakit perut, mual, dan muntah, tetapi biasanya tidak berhubungan dengan masalah pendengaran.

Sembuh sendiri dalam beberapa jam atau hari, tetapi bisa bertahan dari tiga hingga enam minggu.

Baca juga : Penyebab Kelenjar Getah Bening, Gejala dan Pengobatan

Penyakit Meniere

Vertigo parah kadang-kadang disebabkan oleh penyakit langka yang memengaruhi telinga bagian dalam, yang disebut penyakit Meniere. Ini dapat menyebabkan pusing, gangguan pendengaran, tinitus, dan kepenuhan pendengaran (perasaan tertekan di telinga).

Jika seseorang memiliki penyakit Meniere, ia akan menderita serangan vertigo mendadak yang berlangsung selama berjam-jam atau berhari-hari. Serangan itu sering menyebabkan mual dan muntah. Sayangnya, penyebab vertigo yang satu ini belum diketahui, tetapi gejalanya dapat dikontrol dengan diet dan obat-obatan.

Migrain

Migrain adalah sakit kepala parah yang biasanya timbul dengan rasa sakit berdenyut di depan atau di satu sisi kepala (sakit kepala), biasanya disertai mual dan sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).

Migrain dianggap sebagai salah satu penyebab paling umum pusing, terutama pada anak kecil. Dalam hal ini, menghindari pemicu migrain dan mengendalikan migrain akan mengurangi vertigo.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close