fbpx
Kesehatan

Terkait Komplikasi Jantung Dan Paru, HS Dillon Meninggal

Parentingsehat.com – Jenazah dari pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), Harbriderjit Singh Dillon atau HS Dillon disemayamkan pada RSAD denpasar, Bali. Dillon sebelumnya dirawat di RS Siloam, Bali, sejak 19 Agustus yang lalu, hal tersebut lantaran komplikasi jantung dan paru-paru.

Seperti yang dikutip dari situs European Respiratory Society, orang dengan infeksi paru, mempunyai kemungkinan enam kali lebih besar untuk mengalami stroke atau serangan jantung. Sedangkan pada riset yang didanai Academy of Medical Sciences, infeksi tersebut bisa disebabkan virus flu atau bakteri Streptococcus pneumoniae.

Umumnya, infeksi mempunyai dampak reaksi peradangan yang menyebabkan munculnya gumpalan darah. Bahkan, serangan virus flu dan bakteri pneumoneae juga mampu berdampak buruk pada konsisi otot jantung.

“Seiring pertambahan usia, seseorang sangat mungkin mengalami lebih dari satu penyakit. Karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antar penyakit sehingga bisa ditangani secepatnya. Misal pemberian vaksin untuk mencegah infeksi paru,” jelas pimpinan riset Dr Charlotte Warren-Gash dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, Inggris.

Vaksin mampu memperbaiki data tahan tubuh untuk melawan virus serta bakteri selaku penyebab dari infeksi paru. Dan hasilnya, resiko untuk mengalami serangan jantung ataupun stroke, tepatnya yang disebabkan gangguan paru bisa di minimalisir.

Terkait kabar mengenai penyaki yang diidap Dillon, diperoleh dari anak sulungnya, Haryasetyaka Singh Dillon. Sang anak menyampaikan pada wartawan bahwa Dillon telah sebulan dirawat di Bali.

“Sebulan yang lalu dirawat di sini komplikasi jantung dan paru-paru. Beliau lagi di sini liburan bersama ibu saya, ya bisa dibilang bulan madu kedualah,” ucapnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close