fbpx
BayiBalita dan AnakKesehatan

Mengenali Suhu Normal Bayi [Suhu Rata-rata Usia Bayi]

Suhu Normal Bayi. Periode pertumbuhan untuk bayi adalah periode yang sangat penting. Banyak hal yang dikhawatirkan orang tua, terutama saat anak Anda demam.

Gejala-gejala ini adalah momok karena demam adalah penanda penyakit dan demam sering berkembang dalam keadaan yang buruk. Tetapi sebelum mengetahui demam, orang tua harus terlebih dahulu mengenali suhu normal bayi.

Suhu tubuh menggambarkan kemampuan anak untuk mengatur panas yang dihasilkan oleh aktivitas dan proses metabolisme. Pengaturan panas diatur oleh bagian otak yang disebut hipotalamus.

Suhu Normal Bayi: Suhu Rata-Rata Bayi Sesuai Usianya

Mengenai Suhu normal bayi akan cenderung lebih tinggi daripada anak yang lebih tua, karena metabolisme yang sangat cepat. Suhu rata-rata pada bayi di bawah 3 bulan adalah 37,4 ° C dan mencapai 37,6 ° C pada 1 tahun. Kemudian, seiring bertambahnya usia, suhu sekitar 37 C seperti pada orang dewasa.

Suhu tubuh juga dipengaruhi oleh lingkungan. Misalnya, jika suhu tubuh bayi bervariasi dari 36,8 ° C di pagi hari hingga 37,4 ° C di sore hari. Jadi perubahan suhu tubuh tidak serta merta mengindikasikan bahwa bayi mengalami demam. Namun, perubahan suhu terjadi karena perubahan lingkungan.

Bagaimana Mengukur Suhu Tubuh Bayi

Suhu tubuh normal bayi dapat ditentukan dengan melakukan beberapa pengukuran pada waktu yang berbeda, misalnya di pagi, siang, sore dan malam hari. Lakukan pengukuran ini setiap dua atau tiga hari untuk menentukan suhu normal bayi.

Suhu tubuh yang diukur dapat bervariasi tergantung pada di mana suhu tubuh diukur. Ada beberapa metode dan tempat untuk mengukur suhu tubuh. Bagian-bagian tubuh di mana termometer ditempatkan berada di ketiak, mulut dan anus. Seiring kemajuan teknologi, pengukuran juga dapat dilakukan dengan telinga atau dahi dengan termometer khusus.

Untuk bayi yang berusia kurang dari 3 bulan, yang terbaik adalah mengukur suhu normal bayi menggunakan termometer yang diletakkan di anus. Pada usia 3 bulan hingga 4 tahun, Anda harus menggunakan termometer atau mulut anal.

Tetapi seringkali, kita terpaksa menggunakan termometer ketiak karena anak-anak merasa sulit untuk tetap diam, walaupun hasilnya terkadang kurang optimal. Suhu tubuh di anus umumnya 1 derajat lebih tinggi dari mulut, dan ketiak umumnya 1 derajat lebih rendah dari mulut.

Untuk menggunakan termometer anal, baringkan bayi seolah-olah Anda mengganti popok. Termometer oral harus diletakkan di bawah lidah. Sementara itu, untuk menggunakan termometer di bawah ketiak, pegang lengan anak sehingga menempel ke dada untuk hasil yang lebih akurat.

Jika Anda menggunakan termometer air raksa, tahan selama 3 hingga 5 menit sampai indikator raksa tidak berubah. Ingatlah untuk membersihkan dan mengocoknya sebelum digunakan dan membersihkannya setelah itu. Untuk digunakan di ketiak, mulut dan anus, gunakan termometer yang berbeda untuk mencegah kontaminasi atau penularan penyakit. Hati-hati menggunakan termometer kaca karena selain mudah patah, termometer kaca juga mengandung merkuri beracun.

Penyebab Naiknya Suhu Tubuh Bayi

Peningkatan suhu tubuh atau demam mungkin bukan merupakan indikator penyakit. Ini bisa berupa kenaikan suhu, tanda bahwa ia beradaptasi dengan perubahan suhu di lingkungannya. Demam juga dapat muncul sebagai bentuk respons sistem kekebalan yang bertahan terhadap serangan bakteri, virus, atau zat asing lainnya. Ini menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh cukup responsif untuk menghadapi infeksi yang menyerangnya.

Karena bayi masih sangat rentan terhadap perubahan di sekitar mereka, ibu harus sangat berhati-hati dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan mereka. Sebisa mungkin, jangan sering mengundang bayi di bawah usia 3 bulan ke rumah, terutama di tempat-tempat umum di mana ada banyak orang. Jika anak Anda merasa bosan di dalam rumah, Anda dapat membawanya dari waktu ke waktu di teras atau di sekitar rumah.

Cara Mengurangi Suhu Tubuh Bayi

Tidak perlu panik ketika suhu tubuh naik sedikit. Ibu dapat mengikuti beberapa metode untuk mengurangi suhu tubuh mereka:

Kompres dengan handuk yang dilembabkan dengan air hangat di lipatan tubuh, seperti ketiak, leher atau selangkangan. Jangan lupa, kompres dengan air hangat, bukan air dingin. Air dingin justru akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan panasnya tubuh tidak bisa keluar darinya, sehingga membuat si kecil menggigil.

Baca juga : Radang Tenggorokan: Gejala dan Penyebab

Pastikan anak Anda cukup lancar untuk tidak mengalami dehidrasi. Jika Anda berusia kurang dari 6 bulan, Anda hanya perlu memberikan susu, tetapi jika sudah lebih dari 6 bulan, Anda dapat menambahkan air.

Hindari mengenakan pakaian bayi yang tebal karena ini akan meningkatkan suhu tubuhnya. Kami menyarankan Anda mengenakan pakaian bagus dan nyaman yang menyerap keringat.

Jika dia lebih tua dari 6 bulan, Anda bisa memberinya penghilang panas seperti ibuprofen atau tylenol.

Yang terbaik adalah tidak mandi dulu sampai suhu tubuhnya menurun.

Ibu seharusnya tidak hanya mengandalkan perubahan suhu normal bayi sebagai satu-satunya cara untuk menentukan kesehatannya. Memperhatikan perilaku anak akan memberikan petunjuk tambahan yang penting. Meskipun suhu tubuh normal, perilaku seperti kecemasan, penurunan nafsu makan, dan kelesuan mungkin menjadi penanda kemungkinan penyakit.

Ukur suhu bayi secara teratur setiap 4 hingga 6 jam jika bayi mengalami demam. Jika demam melebihi 40 ° C dan / atau 38 hingga 39 ° C selama 3 hari dan tidak berkurang, segera bawa bayi ke dokter.

Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close