fbpx
Kesehatan

Stres Bisa Menjadi Pemicu Sakit Lambung

Parentingsehat.com – Ternyata otak dan juga usus lebih sinkron melebihi yang kita bayangkan. Hal tersebut yang juga menjadi alasan, saat tertekan ataucemas, perut juga akan ikut memberikan reaksi.

Hubungan langsung tersebut yang bisa menyebabkan sistem pencernaan menjadi peka pada emosi dan rekasi seperti halnya stres.

“Stres dapat memengaruhi setiap bagian dari sistem pencernaan,” ungkap Kenneth Koch, MD, profesor kedokteran di gastroenterologi dan direktur medis dari Digestive Health Center di Wake Forest University Baptist Medical Center di Winston-Salem, North Carolina.

Seperti yang diketahui, usus dikendalikan oleh sebagian sistem saraf pusat pada otak dan sumsum tulang belakang. Terlepas dari itu, sebagian otak mempunyai jaringan neuron sendiri. Tepatnya pada lapisan sistem penceraan, yang lebih dikenal dengan sistem saraf enterik atau intrinsik.

Pada saat dihadapkan dengan kondisi yang berpotensi mengancam, sistem saraf simpatik memberikan respon dengan memicu respon untuk melawan atau lari.

Dengan melepaskan hormon stres kortisol, bertujuan untuk peringatan bagi tubuh dan siap untuk menghadapi ancaman tersebut, seperti yang dilansir dari Very Well Health.

Dalam hal ini, stres juga menyebabkan adanya perubahan secara fisiologis, seperti halnya kesadaran yang meningkat, pernafasan, serta detak jantung yang lebih cepat, tekanan darah tinggi (hipertensi), peningkatan kolesterol darah, hingga adanya peningkatan ketegangan otot.

Sedangkan pada kasus yang lebih serius, stres bisa menyebabkan penurunan aliran darah dan oksigen ke lambung. Hal tersebut juga yang bisa menyebabkan kram, peradangan, atau ketidakseimbangan bakteri usus.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close