fbpx
KehamilanKesehatan

Sebagian Besar Wanita Tidak Punya Siklus Haid 28 Hari

Parentingsehat.com – Menurut informasi yang beredar selama ini, menstruasi selalu dihubungkan dengan durasi 28 hari. Akan tetapi, adanya siklus 28 hari tersebut sama dengan siklus peredaran bulan, sehingga menstruasi juga sering disebut dengan datang bulan.

Akan tetapi, tidak semua orang mempunyai siklus menstruasi dengan jumlah 28 hari. Bahkan dari penelitian terbaru, terungkap bahwa bukan hanya sebagian kecil saja. Akan tetapi sebagian besar orang mempunyai siklus menstruasi yang tidak tepat 28 hari.

Dan selama ini, diketahui bahwa siklus haid dimulai sejak menstruasi, ovulasi terjadi pada hari ke-12 atau 14. Sedangkan akhir dari siklus, terjadi pada saat diketahui tidak hamil, sehingga pada akhirnya darah kembali keluar ketika menstruasi.

Menurut yang dilansir dari Her, terdapat sebuah penelitan yang dilakukan oleh Natural Cycle dan UCL yang menemukan, siklus menstruasi 28 hari tersebut dimiliki oleh 13 persen orang. Sedangkan untuk sebagian besar wanita, mempunyai siklus antara 22 hingga 30 hari, dengan total jumlah rata-rata 29,4 hari.

Hasil temuan tersebut tentu menghilangkan anggapan banyak orang terkait masa subur dan masa aman untuk berhubungan. Hal tersebut menjadi semakin sulit bagi para wanita yang berupaya untuk cepat mempunyai momongan.

“Banyak dipercaya bahwa ovulasi terjadi pada hari ke-14 siklus. Namun analisis kami menunjukkan bahwa sebagian besar wanita tidak mengalami hal seperti itu,” jelas hasil penelitian tersebut.

“Hasil temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan bahwa ovulasi terjadi secara konsisten pada hari ke-14 siklus menstruasi tidaklah tepat,” imbuh hasil penelitian.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close