fbpx
Kesehatan

Saran Psikolog Untuk Hadapi Cerita Sedih Yang Diduga Penipuan

Parentingsehat.com – Semua orang pasti tidak mau mempunyai teman yang tidak baik. Pasalnya, kita inginnya dihargai dan diberi simpati yang sangat tinggi. Akan tetapi, kita juga tidak ingin diperalat lantaran berbuat baik kepada sesama.

Ada sebuah kisah yang tidak mengenakkan dibagikan di Twitter. Ada seorang pelanggan ojek online yang tersentuh cerita sedih driver yang mengantarnya. Selanjutnya ia memberikan beberapa uang sebagai bantuan. Dan belakangan, ia curiga bahwa cerita sedih tersebut hanya modus penipuan, lantaran banyak yang mengaku bahwa mereka pernah menjadi krban dari orang yang sama. Namun dengan cerita yang tidak konsisten.

“Dalam kasus semacam ini kita gunakan simpati saja yaitu merasa iba. Simpati dengan orang lain bisa merugikan kalau kemudian tidak diimbangi dengan pemikiran kritis logis hingga berakibat pada penipuan,” ucap psikolog klinis dari Personal Growth, Veronica Adesla, MPsi, seperti dikutip daridetikcom, Kamis (12/9/2019).

Pada saat kasus tersebut terjadi secara terus-menerus, bukan tidak mungkin kedepannya juga banyak orang akan menjadi skeptis. Khususnya pada saat mengalami kasus serupa. Bahkan sangat tidak mungkin akan banyak yang tidak lagi mau membantu lantaran khawatir kebaikannya diamnfaatkan.

Maka dari itu, Vero memberikan saran pada saat mendengar cerita yang menggugah simpati atau rasa iba, namun masih merasa ragu. Akan lebih baik jika didengarkan saja tanpa menunjukkan ketertarikan terhadap pembicara.

“Tenang dulu berpikir dengan jernih… tidak perlu mengambil keputusan atau tindakan terburu-buru,” pungkasnya.

Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close