fbpx
Kesehatan

Rokok Elektrik Disarankan Tidak Jadi Pengganti Rokok Konvensional

Parentingsehat.com – Untuk saat ini, pengunaan rokok elektrik (Vape) sedang marak sebagai pengganti dari rokok konvensional. Akan tetapi, vape ternyata mempunyai resiko yang tidak kalah berbahaya dibanding dengan rokok pada umumnya.

Pada dasarnya belum ada kejelasan terkait dengan kandungan zat yang ada pada vape. Hal itu yang juga diminta oleh dokter paru bagi kalangan masyarakat, untuk tidak menggunakan vape sebagai cara alternatif mengurangi kecanduan rokok konvensional.

“Banyak rokok elektrik yang tidak bisa dicek kebenarannya soal kandungannya,” jelas dokter spesialis paru Feni Fitriani Taufik pada Health Liputan6.co.

“Kalau dari segi kesehatan ya kalau mau sehat jangan pakai perantara sesuatu yang keamanannya tidak jelas atau sesuatu yang masih berbahaya,” tegas Feni.

Mengenai pengawasan kandungan rokok elektrik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menyebut bahwa pihaknya belum mempunyai wewenang terkait produk tersebut.

“Sesuai dengan kewenangan yang diberikan, PP 109 tahun 2012 adalah pengawasan terhadap rokok konvensional dalam hal ini mengawasi tiga hal yaitu label, iklan, dan kadar nikotin dan tar,” ungkap Rita Endang, Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif (ONPPZA) BPOM di kesempatan yang sama.

“Terkait rokok elektrik, Badan POM belum ada kewenangan,” paparnya.

BPOM menyatakan, mereka telah melakukan beberapa langkah mengenai hal tersebut. Termasuk juga dengan melakukan kajian dan juga pertemuan dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait.

Ditegaskan pula, masyarakat harus tetap menjauhkan diri dari beberapa jenis rokok. Baik itu konvensional ataupun alternatif lain. “Kami mengimbau untuk hidup sehat tanpa rokok,” pungkas Rita.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close