fbpx
Kesehatan

Munculnya Dimensia Bisa Dikenali Dengan Sering Lupa

Parentingsehat.com – Tidak sedikit orang yang sering lupa dengan beberapa hal yang baru saja dilakukan. Hal tersebut khususnya terjadi paada hal sepele seperti dimana kita meletakkan kunci atau hal lainnya. Meski terlihat sepele, akan tetapi perlu diwaspadai karena hal tersebut bisa karena ciri dimensia.

Seperti yang dijelaskan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa, Tribowo Tuahta Ginting, tanda sering lupa mempunyai potensi dimensia atau kondisi dimana ada penurunan daya ingat serta cara berpikir.

“Memang bisa saja terjadi, terlebih lagi sering lupa terjadi pada dewasa muda. Yang lebih penting, kalau kejadian sering lupa itu menjelang usia 50 tahun. Mungkin kita harus waspada dan hati-hati lho bisa timbul demensia,” ungkap Bowo, sapaan akrabnya pada siaran Live Streaming Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Akan tetapi, faktor sering lupa bukan satu-satunya yang menjadi pemicu seseorang menderita dimensia. Adapula faktor lain seperti alzheimer, gangguan metabolik serta vaskular. “Masih ada faktor penyebab demensia lain. Enggak cuma melihat satu faktor penyebab saja,” imbuh Bowo.

Sebagai upaya pencegahan dimensia, yakni dengan menjaga asupan gizi simbang. Baik itu berupa vitamin, mineral, protein, dan juga zat besi. “Pencegahan demensia ada, yakni nutrisi harus mencukupi kebutuhan tubuh sehari-hari, pola makan yang sehat dan lingkungan mendukung,” lanjut bowo.

“Jangan lengah saat kehilangan memori. Ini bisa jadi tanda demensia. Perlu deteksi dini bagaimana kesehatan kognitif,” pungkas Bowo.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close