fbpx
Kesehatan

Lebih Akurat Mana? Alat Ukur Hipertensi Digital Atau Konvensional

Parentingsehat.com – Untuk bisa melakukan pengecekan atau mengukur tekanan darah, seseorang tidak perlu lagi pergi ke klinik ataupun rumah sakit. Sebab semuanya dilakukan dengan mudah dirumah lantaran banyak dijual alat pengukur tekanan dara digital yang bisa dipakai tanpa bantuan profesional.

Akan tetapi, banyak pula yang menyebut bahwa alat pengukur tekanan darah digital tidak sama tingkat akuratnya dengan alat manual yang selalu dipakai oleh para tenaga kesehatan. Sehingga kebanyakan orang lebih percaya dengan hasil dari alat pengukur konvensional.

Memberikan tanggapan akan hal tersebut, Ketua Umum Perhimpunan Hipertensi Indonesia (InaSH) dr Tunggul Diapari Situmorang, SpPD-KGH, menyebut bahwa justru alat pengukur tekanan darah digital yang lebih objektif dan akurat.

“Ada kesan bahwa yang digital itu tidak lebih dipercaya. Nah mulai sekarang ini kita harus sadar, itu (alat pengukur digital) lebih objektif,” ungkap dr Tunggul ketika dijumpai pada kawasan Senayan,Kamis (19/9/2019).

“Yang memeriksa sangat menentukan, bener nggak, sama nggak, sistoliknya dengan diastoliknya sama nggak. Jadi sangat subjektif. Sedang yang digital itu objektif, tapi memang sensitif,” tambahnya.

Dalam hal ini, dijelaskan bahwa alat pengukur digital disebut cukup sensitif dan dengan digalakkannya Cek Tekanan Darah di Rumah (CERAMAH), alat digital sudah banyak yang dilengkapi dengan pencatat sehingga mampu membantu pemantauan tekanan darah.

“Jadi keakuratannya di situ. Misalnya kita diperiksa oleh dokter atau perawat, disebut tensi 120/80, tapi dengan digital ternyata 122/82. Jadi sangat detail, sangat lebih akurat. Persepsi bahwa digital tidak bisa dipercaya, tidak. Tapi lebih sensitif dan akurat,” tandasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close