fbpx
Kesehatan

Komentar Pemakai Vape Indonesia Terkait Penyakit Paru Misterius Di AS

Parentingsehat.com – Vape atau rokok elektrik di Indonesia sudah menjadi kontroversi sejak kemunculannya pertama kali beberapa tahun lalu. Belakangan, kontroversi tersebut kembali muncul lantaran beberapa kasus kematian di Amerika Serikat (AS), yang dikaitkan dengan penyelahgunaan vape.

Adanya korban lantaran vape di AS, diketahui karena disebabkan ada campuran ganja didalam liquid. Mencampur liqiud dengan narkoba tentu sangatlah berbahaya. Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus untuk pengguna vape di Indonesia.

Terlepas dari penggunaan bahan terlarang, perawatan vape juga dianggap suatu hal yang penting. Pasalnya, jika salah dalam perawatan, dipercaya mampu membuat vape tidak lagi aman. Seperti halnya kurang bersih yang mampu memicu radang tenggorokan.

“Tiap hari diganti ya kapas, dan kawat dibersihin. Kapas kalau sehari enggak ganti, rasanya udah beda. Ngaruh di rasa juga,” ungkap Fidar Wiguna, pengguna vape asal Bogor pada Minggu (8/9/2019) lalu.

Diketahui, Fidar sudah tiga tahun mengunakan vape serta tidak merasa khawatir dengan kasus kematian terdampak dari bahaya vape. Sebab selama ini ia tidak merasakan masalah terkait kesehatan.

Sedangkan dari sisi pemerhati kesehatan publik, Dr. Tri Budhi Baskara, tembakau alternatif memang mampu menjadi solusi untuk yang mau mengurangi rokok. Pasalnya hal tersebut dinilai 95 persen lebih aman. Namun penggunaannya harus tetap berhati-hati.

“Masih ada 5 persen, itu kita nggak boleh diam saja. Sebagai konsumen, harus secara cerdas dan bertanggung jawab menggunakan produk alternatifnya. Ini masih perlu penelitian bagaimana dampaknya ke konsumen,” ungkap dr Tri pada sebuah talkshow Minggu (8/9/2019).

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close