fbpx
Kesehatan

Kisah Barista Chairul Ichwan Yang Sulit Cari Kerja Sejak Kakinya Diamputasi

Parentingsehat.com – Chairul Ichwan seorang barista pada kedai Kopi Demi Anak di Bekasi yang juga teman disabilitas, sebelumnya pernah mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan. Ia menilai, teman-teman sesama disabilitas lainnya juga kerap mengalami hal yang sama dikarenakan tidak banyak perusahaan yang menerima penyandang disabilitas.

Penolakan kerja juga kembali dirasakan ketika melamar di perusahaan. Padahal kalai itu Ichwan telah dinyatakan diterima.

“Dia enggak tahu saya pakai kaki palsu, diterima. Lalu saya ditanya, ‘Bapak, itu kakinya kenapa?’ Lalu saya jujur ‘Kaki saya Pak ini diamputasi’ Padahal sudah acc besok tinggal kerja. Karena saya disabilitas, mereka menolak saya kembali,” cerita Ichwan.

Bagi dirinya, terdapat perusahaan yang tidak mau ambil resiko ketika merekrut teman disabilitas. Sebagai alasannya, perusahaan tidak mamu dibebani dengan biaya berobat orang-orang disabilitas, dan tentunya bisa membuat pengeluaran perusahaan lebih tinggi.

“Saya mikir, wah mereka melihat seseorang hanya dari luar. Kalau diadu IQ-nya sama saya, ayo. Dulu saya di Andalas (Universitas Andalas) di atas rata-rata. Makanya saya cari kerja di mana aja gampang. Tapi dengan keadaan saya seperti ini, saya enggak melihat itu. Itu yang membuat saya sangat kecewa,” tegasnya.

Sebenarnya, teman disabilitas tetap bisa berkarya dan bekerja pada perusahaan dengan kemampuan masing-masing. Hal tersebut bukan berarti keterbatasan fisik juga melemahkan keterampilan yang dimiliki.

“Dia enggak mungkin melamar tanpa paham keterbatasannya,” tambah Ichwan.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close