fbpx
Kesehatan

Kenali Tanda Serangan Jantung Yang Sering Terjadi Di Pagi Hari

Parentingsehat.com – Terdapat banyak faktor yang mampu meningkatkan resiko serangan jantung, seperti halnya riwayat keluarga, kolesterol atau trigliserida, usia, merokok, tekanan darah tinggi, atau juga kurangnya aktivitas fisik.

Akan tetapi, ritme sirkadian tubuh atau jam biologis tubuh juga mempunyai peran, serta membuat kita rentan terkena serangan jantung pada jam-jam tertentu.

Dijelaskan oleh Dr Adolfo Bellosillo, kepala Makati Medical Center’s Cardiac Rehabilitation and Preventive Cardiology Unit, besarnya resiko terkena serangan jantung lebih cenderung pada waktu bangun pagi. Yaitu sekitar jam 6 hingga jam 12 siang.

“Serangan jantung dan semua kegawatdaruratan kardiovaskular termasuk kematian mendadak akibat penyakit jantung dan stroke, banyak terjadi di pagi hari, terutama tepat saat bangun tidur,” paparnya, seperti dikutip dari Business Inquiries.

Lebih lanjut, Dr Bellosillo juga menjelaskan bahwa alasan dibalik serangan jantung di pagi hari merupakan fakta bahwa tubuh memerlukan lebih banyak suplai oksigen guna menyokong beberapa fungsi tubuh yang aktif beberapa jam pasca bangun tidur.

“Tanda yang khas ini misal rasa sakit di dada seperti diremas, ditimpa, atau ditekan. Rasa sakit ini kadang menjalar hingga lengan kiri sehingga muncul sensasi kebas, punggung dan rahang terasa kaku, dan keringat yang sampai membasahi tubuh pasien. Namun tidak semua serangan jantung merasakan tanda khas ini,” ucap dokter ahli jantung dr Vito A Damay, SpJP (K), MKes, FIHA, FICA, beberapa waktu lalu.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close