fbpx
Kesehatan

Kemenkes RI Mengaku Regulasi Rokok Elektrik Belum Matang

Parentingsehat.com – Saat ini penggunaan vape masih menjadi sorotan di Amerika Serikat. Pasalnya, terdapat ratusan orang terserang penyakit paru-paru misterius pasca menggunakan rokok elektrik tersebut.

Nila F Moeloek selaku Menter Kesehatan menjelaskan bahwa pihaknya telah memperoleh banyak laporan penelitian yang menyebut vape bisa menyebabkan kerusakan pada paru-paru.

“Memang kalau lihat laporan dari luar negeri vape itu berbahaya,” jelasnya seperti yang dilansir dari detikHealth, Selasa (10/9/2019) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Anung Sugihantono menjelaskan, vape memang menjadi masalah di Indonesia yang belum masih pada regulasi. Akan tetapi untuk kdepan, vape juga akan dimasukkan pada revisi Peraturan Pemerintah (PP) 10 yang didalamnya mengatur mengenai tembakau serta produk turunannya.

“Vape akan dimasukkan sebagai sintetis atau kimia,” jelas Anung.

Akan tetapi, terkait waktu kapan PP 109 tersebut rampung, Anung masih belum bisa memberikan janji dan memastikan. Pasalnya hal tersebut terkendala pembahasan yang masih harus dilakukan lintas instansi dan belum semua pihak dikatakan sepakat.

Dan untuk sejauh ini, Kemenkes sendiri masih melakukan usaha untuk memberikan peningkatan pengetahuan serta kemauan masyarakat untuk menghindari menggunakan vape. Hal tersebut diajukan pada penyuluhan serta pesan-pesan kesehatan.

“Tapi kita gak bisa atur masalah produksi, pemasaran, dan pembatasan. Karena ini masih butuh koordinasi lintas instansi,” tandasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close