fbpx
Kesehatan

Penyebab Kelenjar Getah Bening, Gejala dan Pengobatan

Kelenjar getah bening (Limfatik) sebenarnya adalah kelenjar yang berfungsi sebagai salah satu bagian dari kekebalan manusia yang dapat membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri dan berbagai hal lainnya.

Biasanya, ketika infeksi terjadi, kelenjar getah bening akan membengkak untuk memberi tanda. Setelah infeksi hilang, kelenjar getah bening mengempis sendiri.

Kelenjar ini sendiri kecil seperti kacang dan merupakan tempat untuk menyaring antigen atau protein asing dari pembuluh limfatik yang melewatinya. Di ganglion limfatik ini, ada sejumlah besar sel darah putih. Kelenjar getah bening ini dapat ditemukan di beberapa bagian tubuh seperti kepala leher, pada klavikula, ketiak dan selangkangan.

Baca juga : Radang Tenggorokan: Gejala dan Penyebab

Di setiap tubuh manusia biasanya akan ada sekitar 600 kelenjar getah bening yang umumnya terletak di rahang bawah, ketiak, leher, tubuh, panggul, dan selangkangan.

Dalam kondisi normal, kelenjar getah bening akan memiliki diameter antara 0,5 dan 1 cm dan akan dianggap meningkat jika diameternya mencapai lebih dari 1 cm. Selain infeksi virus dan bakteri, pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat terjadi karena kanker atau penyakit lain yang menyerang sistem autoimun tubuh manusia.

Penyebab Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Sekitar 55% kelenjar getah bening yang bengkak berada di area kepala dan leher. Selain itu, dapat ditemukan di selangkangan (14%), ketiak (5%) dan di atas klavikula (1%). Lokalisasi pembengkakan akan menjadi indikator bahwa dokter mendiagnosis penyebab pembengkakan.

Penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah seseorang yang diklasifikasikan sebagai infeksi ringan atau karena penyakit serius. Kelenjar getah bening yang sedikit bengkak biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyerang tubuh manusia, seperti demam, pilek, tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, gondong, infeksi telinga, dan infeksi kulit (selulitis).

Kelenjar getah bening yang membengkak akibat infeksi biasanya disertai rasa sakit. Selain itu, pasien terkadang mengalami demam, batuk dan sakit tenggorokan.

Baca Juga : 5 Cara Menjaga Lambung Agar Tetap Sehat

Namun, pembengkakan ringan ini biasanya akan sembuh dengan mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Misalnya, kelenjar getah bening Anda membengkak karena radang tenggorokan. Dengan demikian, setelah pengobatan kuratif radang tenggorokan, pembengkakan yang berasal dari signifikan akan menjadi lemah dan kembali normal setelah sakit tenggorokan Anda sepenuhnya sembuh.

Tetapi jika kelenjar getah bening Anda membengkak karena penyakit serius seperti:

  • Sarkoidosis (suatu kondisi yang ditandai dengan penampilan bengkak, massa jaringan merah atau granuloma di organ tubuh)
  • Tuberkulosis (infeksi bakteri yang ditandai dengan gejala batuk persisten)
  • Rubella (infeksi virus dengan gejala ruam yang terdiri dari bintik-bintik kemerahan kecil)
  • Sifilis (infeksi bakteri yang ditularkan melalui kontak seksual)
  • Rheumatoid arthritis (penyakit autoimun yang menyerang jaringan mukosa artikular)
  • Lupus (penyakit autoimun yang menyerang sel darah, sendi, kulit, dan organ)
  • Sitomegalovirus (infeksi virus biasanya ditularkan melalui air liur atau urin)

Kanker. Jenis-jenis kanker yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening adalah leukemia limfositik kronis dan limfoma non-Hodgkin. Kedua jenis kanker tersebut menyerang sel darah putih. Pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa terjadi karena jenis kanker lain yang berkembang di organ tubuh mana pun tetapi kemudian menyebar ke kelenjar getah bening.

Pengobatan Kelenjar Getah Bening

Faktanya, jika kelenjar getah bening yang bengkak disebabkan oleh infeksi ringan seperti pilek atau batuk, Anda tidak perlu khawatir karena akan sembuh dengan sendirinya.

Anda juga dapat menggunakan obat kuratif yang membengkak kelenjar getah bening atau obat penghilang rasa sakit yang banyak dijual di apotek terdekat. Selain itu, Anda dapat membuat kompres panas pada kelenjar yang bengkak menggunakan handuk untuk mengurangi pembengkakan.

Namun, jika kelenjar getah bening yang membengkak disebabkan oleh penyakit autoimun yang serius, seperti dijelaskan di atas, segera konsultasikan dengan dokter Anda dan tim medis terdekat untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Yang perlu Anda ingat adalah untuk terus menerapkan kebiasaan dan gaya hidup sehat, untuk makan makanan yang baik, berolahraga secara teratur dan cukup istirahat, karena bagaimanapun, pencegahan lebih baik daripada mengobati.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close