fbpx
Kesehatan

Kasus Kematian Capai 6 Orang, AS Larang Vape Beredar

Parentingsehat.com – Jumlah dari kasus kematian yang dikaitkan dengan rokok elektrik (vape) di Amerika Serikat (AS) semakin bertambah. Hingga 11 September 219,  kasus kematian tersebut mencapai hingga 6 orang. Dalam hal ini, pemerintah AS pun akan mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menurut yang dilansir dari Live Science, Pemerintah AS telah mengumumkan bahwa mereka mempunyai rencana untuk melarang penggunaan vape berasa buah, dan juga rasa mint ataupun mentol. Dalam hal ini, rasa tembakau yang nantinya akan diperbolehkan beredar.

“Pemerintahan Trump memperjelas bahwa kami bermaksud untuk membersihkan pasar rokok elektrik dengan rasa-rasa untuk membalikkan epidemi yang mendalam tentang penggunaan rokok oleh pemuda yang berdampak pada anak-anak, keluarga, sekolah dan masyarakat,” ucap sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Alex Azar pada sebuah pernyataan.

Dijelaskan pula, kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada beberapa minggu mendatang. Hal tersebut sejalan dengan penghapusan vape dengan rasa-rasa dalam waktu 30 hari. Terlepas dari itu, perusahaan vape yang ingin memasarkan produknya, harus mendaftarkan produk tersebut pada Food and Drug Administration (FDA) untuk memperoleh izin edar.

Dalam hal ini, perusahaan vape akan diminta terlebih dahulu untuk membuktikan bahwa produknya tidak berbahaya bagi kesehatan, khususnya ketika digunakan kalangan remaja. Apabila tidak lolos, maka produk tersebut tidak akan diberi izin edar di pasaran.

Menurut dari laporan terbaru, The Center for Disease Control and Prevention (CDC) mejelaskan, lebih dari 450 kasus penyakit paru vape saat ini sedang dilakukan investigasi. Sebagian besar, termasuk dari 58 kasus, sudah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Langkah tersebut melibatkan minyak THC (Tetrahydrocannabinol), yang merupakan salah satu kandungan dalam ganja.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close