fbpx
Balita dan AnakKesehatan

Jangan Panik, Lakukan Langkah Ini Untuk Menenangkan Anak Demam

Parentingsehat.com – Badan demam merupakan salah satu bagian dari proses kekebalan tubuh yang tengah melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau bisa juga parasit. Meski terbilang normal, akan tetapi kenaikan suhu tubuh yang terjadi pada anak selalu menjadikan mereka cenderung rewel dan tidak tenang.

Hal tersebut menjadikan para orang tua, khususnya ibu merawa khawatir. Diungkap oleh Jovita Feliana selaku psikolog anak, menyebut perasaan tersebut pada dasarnya sangat wajar dirasakan oleh ibu. Akan tetapi, perlu juga diingat bahwa jangan sampai ibu mentransfer rasa penik an emosi negatif tersebut pada anak.

“Saat demam, ada juga anak yang tantrum, teriak-teriak karena dia merasa badannya tidak enak. Kondisi ini akhirnya bikin ibu panik, padahal ini justru tidak membantu. Saat orangtua panik, anak lihat, dia akan makin rewel, nangis, malah bisa meningkatkan suhu tubuhnya lagi,” ungkapnya pada acara peluncuran Hansaplast Cooling Fever, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Hal pertama yang perlu dilakukan ialah menanggapi semuanya dengan tenang dan menyapa anak dengan lembut.

“Setelah diri kita tenang, baru kita tenangkan anak dengan sapaan lembut. Panggil anak dengan kasih sayang, seperti biasa kita memanggilnya. Lalu tanya apa yang akan dia rasakan, dan tenangkan dia dengan kata-kata lembut,” tegasnya.

“Kalau anak tantrum saat demam, untuk menenangkan salah satunya dengan pelukan dan sentuhan. Kalau sulit dari depan, bisa peluk dari belakang,” imbuhnya.

“Apa aja? Beri sensasi yang bisa membuat dia semakin tenang dan rileks. Ini berkaitan dengan panca indra, seperti penglihatan, penciuman dan perabaan. Penglihatan, anak bisa diajak melihat gambar-gambar kesukaannya,” jelasnya.

“Cerita ini banyak manfaatnya, mulai dari meningkatkan imajinasi dan kreatifitas. Jadi dari keadaan nggak enak, bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, bisa melatih kemampuan berbahasa, perkembangan otak, empati dan persepsi mereka juga,” tandasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close