fbpx
Balita dan Anak

Game Perang Diduga Picu Gangguan Irama Jantung Pada Anak

Parentingsehat.com – Pada dasarnya, sesuatu yang menengangkan mampu mempunyai dampak pada fungsi jantung, termasuk juga ketika anak main game perang-perangan. Sedangkan menurut dari penelitian terbaru, kondisi tersebut dikaitkan dengan adanya gangguan irama jantung pada anak.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Sydney, menemukan setidaknya 3 kasus anak pingsan ketika bermain game. Dalam hal ini, ketiganya mengalami masalah jantung sebagai dampak dari bermain game secara intens.

Sedangkan pada salah satu kasus, tepatnya yang dipublikasikan pada New england Journal of medicine, terdapat seorang bocah berusia 10 tahun tiba-tiba kehilangan kesadaran mendadak pasca bermain gam di rumahnya. Ia diketahui mengalami venticular fibrillation, yaitu salah satu masalah yang terkait dengan irama jantung.

Dan pada kasus yang kedua, ditemukan bocah berusia 15 tahun yang mempunyai riwayat operasi jantung, juga mengalami pingsan lantaran ada gangguan irama jantung, Ia mengalami ventricula tachycardia, merupakan suatu kondisi yang menjadikan jantungnya berdebar kencang dibanding normalnya.

Untuk kasus yang ketiga, ada pula seorang bocah berusia 11 tahun yang kolaps dengan diagnosis ‘long QT syndrome’. Dimana, kondisi tersebut juga mempunyai hubungan dengan irama jantung.

“Apapun yang menyebabkan peningkatan mendadak hormon stres adrenalin bisa menyebabkan orang-orang rentan untuk mengalami irama jantung yang berbahaya,” ucap Dr Ronald Kanter, ahli jantung dari Nicklau Children’s Hospital, menurut yang dikutip dari Livescience.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close