fbpx
BayiNutrition

Disarankan Tetap Menyusui Bayi Meski ASI Belum Keluar

Parentingsehat.com – Pemberian Air Susu Ibu (ASI) atau menyusui bayi sangat penting untuk anak ataupun ibu. Dalam hal ini, dianjurkan untuk tetap memberi ASI Eksklusif selama 6 bulan serta berlanjut hingga anak berusia 2 tahun.

Presenter Lula Kamal, yang juga merupakan seorang dokter memberikan penekanan terkait manfaat ASI untuk kecerdasan anak. “Kalau anak dikasih ASI lebih cerdas, tidak gemuk, tidak kurus, kecerdasan tujuh angka lebih tinggi kalau IQ,” ungkap dr. Lula Kamal di Balai Kota DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Lula juga menjelaskan bahwa ASU ternyata tidak mempunyai manfaat untuk sang anak, melainkan ibu juga memperoleh khasiatnya. Termasuk juga untuk menghindari adanya resiko kanker payudara. “Jadi anak dapat manfaat, ibu juga dapat,” imbuh Lula.

Akan tetapi, tidak semua ibu bisa dengan mudah memberikan ASI. Pasalnya selalu terjadi masalah, seperti halnya ASI yang tidak leluar atau keluar tapi hanya sedikit.

“Payudara itu organ ajaib, makin dihisap makin keluar dan produksi. Kalau kurang, susuin lagi, makin dikenyot makin keluar. Bukan kurang nggak menyusui,” jelas Lula.

Maka dari itu, Lula memberikan himbauan kepada ibu muda yang baru melahirkan anak, jangan terlalu khawatir meski ASi tidak langsung keluar. “Payudara itu hebat banget, kalau baru lahir netesnya satu, dua, itu cukup. Jangan khawatir,” paparnya.

Lula juga berpesan, jika ada ibu yang berhenti menyusui lantaran merasa sakit atau lecet, hal tersebut dikarenakan caranya salah. Cukup penting untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi serta mencari posisi dan pelekatan yang sesuai.

“Itu karena masukinnya gak betul, semuanya puting (areola) yang hitam itu di payudara masukin,” pungkasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close