fbpx
Kesehatan

Dengan Teknologi, Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Tidak Perlu Operasi

Parentingsehat.com – Dengan teknologi, penanganan penyakit jantung bawaan tidak perlu operasi. Dalam hal ini, penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama, serta menjadi penyebab kematian nonor sati di dunia. Diperoleh dari data Organisasi kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal lantaran penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan juga  Ketua Terpilih PERKI, dr. Radityo Prakoso, SpJP (K), FIHA, penyakit jantung bawaan (PJB) adalah masalah yang cukup menyita perhatian pada kongres AFCC tahun ini. Hal tersebut dikarenakan merupakan kelainan pada struktur jantung yang dialami sejak lahir.

“Penyakit jantung bawaan (congenital heart disease, CHD) merupakan kelainan baik pada struktur maupun fungsi jantung yang didapat sejak masih berada dalam kandungan. Kelainan ini dapat terjadi pada dinding jantung, katup jantung, maupun pembuluh darah yang ada di dekat jantung. Akibatnya, dapat terjadi gangguan aliran darah di dalam tubuh pasien; misalnya terjadi sumbatan aliran darah, atau darah mengalir ke jalur yang tidak semestinya,” ungkap dr. Radityo seperti dilansir dari suara.com, Jumat (20/9/2019).

“Sejak beberapa dekade terakhir, metode pilihan utama untuk menangani kasus PJB tertentu adalah prosedur intervensi menggunakan kateter (transcatheter closure). Intervensi menggunakan kateter memiliki beberapa keuntungan di antaranya risiko/ komplikasi operasi yang relatif lebih rendah, masa rawat di rumah sakit dan waktu pemulihan yang lebih singkat, serta biaya yang lebih murah,” lanjutnya.

“Beberapa PJB yang sering ditemukan, seperti PDA (patent ductus arteriosus), ASD (atrial septal defects), dan VSD (ventricular septal defects) dapat dikoreksi dengan menggunakan ‘perangkat’ berupa Coils atau Amplatzer Occluder. Namun, tidak semua jenis CHD dapat diatasi dengan intervensi non-bedah. Pada jenis CHD yang kompleks, intervensi bedah akan diperlukan,” tandasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close