fbpx
Kehamilan

Cara Jalani Kehamilan Dengan Resiko Tinggi

Parentingsehat.com – Kehamilan dengan resiko tinggi bukan berarti bahwa tidak bisa melahirkan bayi yang sehat. Pasalnya, buah hati tetap bisa lahir serta tumbuh dengan sehat lewat beberapa cara dan penanganan yang tepat.

Dijelaskan oleh dokter spesialis kandungan dan kebidanan, Ali Sungkat, kehamilan tersebut dialami oleh beberapa wanita dengan kriteria tertentu. Kehamilan dengan beberapa resiko bisa terjadi pada ibu dengan penyakit penyerta atau penyakit tertentu yang sudah diidap sebelum masa kehamilan seperti asma, kelainan paru, masalah jantung, dan juga gangguan autoimun.

Resiko juga bisa timbul pada ibu yang mengalami kondisi tertentu ketika kehamilan seperti pre-eklamsia, eklamsia, infeksi, dan ancaman persalinan prematur.

Terlepas dari itu, seorang ibu yang juga pernah menjalani prosedur operasi juga mempunyai resiko mengalami kehamilan tersebut. Salah satu yang berisiko yakni hamil di atas usia 35 tahun

“Kehamilan ini dapat membahayakan kesehatan ibu dan anak bila tidak ditangani dengan baik. Perkembangan janin bisa tidak sempurna, berat janin kurang, kelahiran prematur, atau kematian ibu,” ungkap Ali pada bincang media di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Persiapkan lah kehamilan dengan memeriksakan kondisi,” papar Ali.

“Seribu hari pertama kehidupan, termasuk 270 hari di dalam kandungan merupakan masa penting yang akan mempengaruhi kondisi kesehatan anak di masa depan,” jelas Ali.

Ali menilai, dengan menjaga asupan nutrisi yang lebih baik, maka kondisi kehamilan dengan resiko tinggi bisa dilalui dengan sehat.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close