fbpx
Kesehatan

5 Cara Cepat Hamil yang Paling Efektif

Ingin memiliki segera momongan? Berikut ini 5 tips dan cara cepat hamil dan sudah terbukti yang dapat Anda terapkan.

Memiliki bayi adalah impian setiap pasangan. Namun memang, setiap pasangan memiliki waktu yang berbeda. Beberapa mungkin dengan cepat memiliki anak di bawah satu tahun, tetapi ada juga yang membutuhkan lebih banyak waktu, atau bahkan bertahun-tahun, untuk memiliki anak. Jadi, adakah cara cepat hamil yang bisa dilakukan oleh pasangan? Jika ya, bagaimana caranya? Temukan rahasia-rahasia berikut.

Baca juga : 7 Gejala Usus Buntu Yang Harus Diwaspadai

Berbagai Cara Cepat Hamil

Apakah Anda ingin cepat hamil dan tidak sabar untuk membelai bayi? Tenang, ada banyak cara untuk cepat hamil dengan pasangan Anda.

1. Berhenti Menggunakan Kontrasepsi

Jika Anda masih menggunakan kontrasepsi, segera hentikan penggunaannya. Berhenti minum pil kontrasepsi, lepaskan IUD atau metode kontrasepsi lain untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan.

Setelah Anda berhenti menggunakan alat kontrasepsi, Anda mungkin tidak bisa hamil segera. Tubuh Anda membutuhkan beberapa siklus untuk berovulasi lagi, tergantung pada jenis alat kontrasepsi yang digunakan.

Bagi Anda yang menggunakan pil KB, ovulasi dapat terjadi beberapa minggu setelah Anda berhenti minum pil KB. Sementara jika Anda menggunakan suntikan kontrasepsi, biasanya butuh 9 bulan atau lebih untuk ovulasi terjadi.

2. Lakukan Konsultasi Pranatal

Cara cepat hamil yang satu ini kerap diabaikan. Padahal, tes pra-kehamilan sangat penting untuk membantu Anda hamil cepat. Bahkan disarankan untuk memeriksakan kehamilan 6 bulan sebelum mencoba hamil.

Dokter akan memeriksa kesehatan Anda dan pasangan Anda, apakah mereka subur atau tidak. Jika masalah kesuburan dicatat, baik pada istri dan suami, dokter akan menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum mengusulkan program kehamilan.

Dokter Anda mungkin juga memberi Anda vitamin prenatal yang mengandung asam folat. Kandungan asam folat berguna untuk melindungi janin potensial dari risiko malformasi kongenital, termasuk spina bifida (cacat tabung saraf).

Baca juga : 2 Cara merawat mis v dengan tumbuhan lidah buaya

3. Hitung Masa Subur

Masa subur juga disebut proses ovulasi. Masa subur adalah ketika ovarium (indung telur) melepaskan sel telur (ovum) ke saluran tuba (tuba fallopi). Jika Anda melakukan hubungan seks selama masa subur, kemungkinan pembuahan oosit dan sperma akan semakin besar.

Masa subur seorang wanita adalah di tengah siklus menstruasi. Jika siklus menstruasi Anda adalah 28 hari, masa subur Anda adalah sekitar hari ke-14 dari hari pertama menstruasi. Nah, Anda dianjurkan melakukan hubungan seks 3 hari sebelum masa subur untuk meningkatkan peluang kehamilan.

4. Hindari Stres

Berhubungan seks secara teratur tetapi tidak pernah hamil Secara alami, jika Anda dan pasangan stres. Namun, hindari stres sebanyak mungkin karena dapat memengaruhi kesuburan Anda.

Diperkirakan bahwa stres mengganggu proses ovulasi wanita. Semakin Anda stres, semakin banyak hormon seks dalam tubuh yang tidak seimbang, sehingga siklus menstruasi Anda juga terganggu. Akibatnya, siklus menstruasi menjadi berantakan dan membuat kehamilan lebih sulit.

Ada banyak cara untuk mengatasi stres. Dari yoga, meditasi, pergi berlibur atau hanya menonton film favorit Anda. Lakukan hal-hal ini dengan pasangan Anda sehingga Anda berdua menjadi lebih tenang.

5. Konsultasikan dengan Dokter

Jika Anda telah mencoba berbagai metode tetapi tidak hamil, segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Kita dapat mengatakan bahwa pasangan sulit untuk hamil jika Anda melakukan kontak rutin, yaitu 2-3 kali seminggu selama satu tahun.

Mungkin saja Anda atau pasangan Anda memiliki masalah kesuburan yang belum terselesaikan. Dokter Anda dapat merekomendasikan program kehamilan, dengan fertilisasi in vitro atau inseminasi buatan, tergantung pada kondisi Anda.

Bisakah beberapa posisi seksual meningkatkan peluang kehamilan?

Ada yang mengatakan bahwa setelah berhubungan intim, wanita didorong untuk segera mengangkat kedua kakinya. Dia mengatakan bahwa ini dimaksudkan agar sperma bisa “berenang” lebih cepat di dalam rahim dan membuahi sel telur. Apakah ini benar?

Sayangnya, ini hanya mitos. Belum terbukti bahwa mengangkat kedua kaki setelah hubungan seksual mempercepat kehamilan.

Alih-alih harus mengangkat kedua kaki, para ahli menyarankan wanita untuk berbaring 10-15 menit setelah hubungan intim. Posisi ini secara alami akan condong ke bawah ke arah gravitasi, memungkinkan sperma mengalir lebih cepat ke rahim dan sel telur. Sementara itu, cukup mengangkat kedua kaki tidak akan banyak mengubah posisi vagina.

Selain itu, tidak ada bukti bahwa posisi seksual meningkatkan atau mengurangi kemungkinan kehamilan. Semua posisi seksual memiliki peluang yang sama untuk hamil. Yang terpenting, pastikan melakukan hubungan seks yang teratur dan akurat selama masa subur.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close