fbpx
Kesehatan

Bukan Hanya Makanan, Stres Juga Bisa Picu Kolesterol Tinggi

Parentingsehat.com – Kolesterol tinggi tidak hanya dipicu oleh pola makan yang buruk, akan tetapu juga bisa disebabkan oleh stres. Dijelaskan oleh Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur, hubungan antara stres dengan peningkatan kadar kolesterol merupakan hubungan secara tidak langsung. Dan pada saat seseorang mengalami stres, umumnya akan memicu kebiasaan makan yang lebih buruk.

“Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan bahwa stres terkait secara positif dengan kebiasaan makan yang kurang sehat, berat badan berlebihan, dan diet yang kurang sehat. Hal ini disebut sebagai faktor risiko untuk kolesterol tinggi,” ungkap dr Muliaman dilansir dari detikHealth, Selasa (17/9/2019).

Terlepas dari itu, dr Muliaman juga menyebut bahwa, dari penelitian lain ditemukan bagi mereka yang stres di tempat kerja, maka mempunyai peluang untuk didiagnosis kolesterol tinggi. Terdapat beberapa hormon tertentu akibat stres yang mampu memicu peningkatan kadar kolesterol jahat.

“Ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon yang disebut kortisol sebagai respons terhadap stres. Peningkatan kortisol ini berbanding lurus dengan peningkatan kolesterol,” tegasnya.

Meski begitu, hal yang paling penting untuk didindari ialah makanan. Dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh seperti halnya daging merah dan daging olahan.

“Makanan yang dikonsumsi menjadi faktor yang paling penting. Kalau dia stres dan tidak makan kolesterol tinggi, ya efeknya paling ke depresi saja,” paparnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close