fbpx
Kesehatan

Berjemur Baik Untuk Tulang Tapi Buruk Untuk Kulit

Parentingsehat.com – Sejatinya berjemur dibawa sinar matahari mempunyai manfaat untuk memperoleh vitamin D. Akan tetapi menurut fakta, berjemur tidak baik untuk kulit meski juga berguna untuk kesehatan tulang.

Dikatakan oleh Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Pondok Indah – Puri Indah, dr Susie Rendra, SpKK, saat ini sedang tren berjemur unutk memperoleh vitamin D3. Kebanyakan dari mereka disarankan oleh dokter tulang lantaran kekurangan vitamin D.

Sebenarnya tidaklah heran jika banyak orang dengan sengaja berjemur, bahkan juga berenang di tengah hari untuk mendapatkan vitamin D. Sebagai dampaknya, mereka mengalami masalah pada kulit. “Selalu ada pasien datang gatal di tempat terbuka karena suka berjemur,” paparnya.

Susie mengaku bahwa memang benar jika di kulit ada pro vitamin D3 yang begitu terkena sinar matahri, akan berubah menjadi vitamin D. Akan tetapi, sangat salah jika berpikir bahwa sumber pro vitamin D3 hanya dari kulit. “Padahal, dari ikan pun bisa atau suplemen dari tablet,” paparnya.

“Mereka yang banyak jemur penuaan lebih cepat, demikian juga yang suka snorkeling, main tenis, juga golf,” imbuhnya.

Bera lama waktu berjemur yang sesuai untuk lansia? Susie menilai, sebaiknya lansia berjemur pada sat pagi hari. Pasalnya intensitias sinar matahari masih tidak terlalu tinggi. Dan dari sisi sinar infra merah masih sedikit. Hal tersebut yang nantinya akan membuat kulit tidak langsung terbakar. “Prinsipnya, jangan sampai ada sunburn atau kulit merah,” jelasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close