fbpx
Kesehatan

Benarkah Suka Marah Jadi Tanda Hipertensi?

Parentingsehat.com – Apa benar suka marah-marah bisa menjadi pertanda mengidap hipertensi? Dalam hal ini, penyakit tekanan darah tinggi memang selalu dikaitkan dengan orang yang suka marah, atau emosinya cepat naik. Akan tetapi, hal tersebut menjadi tanda tanya yang mungkin bisa sebaliknya, yakni benarkah marah bisa memicu tekanan darah tinggi?

Dijelaskan oleh Dr dr Yuda Turana, SpS, dokter spesialis neurologi yang sejaligus Anggota Dewan Pembina dan Badan Pengawas Perhimpunan Hipertensi Indonesia (InaSH). Menyebut bahwa emosi memang bisa menimbulkan tekanan darah menjadi naik. Akan tetapi, dijelaskan pula bahwa hipertensi tidak selalu membuat orang jadi suka marah-marah.

“Ibaratnya begini, ada orang marah marah kita ukur tensinya. Umumnya tensinya tinggi. Bahwa faktor psikis, faktor emosi segala macem memang bisa membuat tekanan darah kita menjadi naik. Tapi bukan hipertensi yang menyebabkan jadi marah-marah,” tegasnya ketika ditemui pada kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

Terlepas dari marah-marah, rasa pusing juga kerap dijadikan gejala dari hipertensi. Akan tetapi, dr Udan menyebut bahwa tidak semua rasa pusing merupakan hipertensi. Pada umumnya, pengidap hipertensi yang bisa sampai merasa pusing ialah kondisinya yang sudah berlangsung lama hingga berpengaruh pada organ.

“Tensi yang tinggi kalau yang sudah menyebabkan sakit kepala itu artinya tensi yang sudah menyebabkan gangguan di organ, atau tinggi sekali. Tetapi bisa juga nyeri kepala bisa menyebabkan tensi yang tinggi,” imbuhnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close