fbpx
Jalan Jalan

Bappenas Target Pariwisata 5 Tahun Kedepan Untuk Cari Devisa

Parentingsehat.com – Bambang PS Brodjonegoro selaku Kepala bappenas mengungkap terkait rencana pariwisata Indonesia. Ia memaparkan tentang visi pariwisata pada tahun 2024.

Pada Rakornas Pariwisata yang dihelat di Swissotel, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2019), turut hadir beberapa kementerian, salah staunya ialah Kepala Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro. Untuk lima tahun ke depan, ia menargetkan untuk menarik devisa.

“Target pariwisata 5 tahun ke depan fokus pada menarik devisa. Strateginya adalah upaya kita tidak cukup dengan jumlah saja sudah saatnya mencari devisanya,” jelas Bambang.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa wisatawan asing harus tinggal lama ketika berwisata ke Indonesia. Termasuk dengan membuat objek wisata yang unik, sehingga menjadikan wisatawan asing ingin berjunjung ke Indonesia.

“Bagaimana agar wisatawan asing tinggal lebih lama, pasti menginap hotel lebih lama, jenis objek wisatanya ya g membuat wisatawan tidak segan-segan mengeluarkan uangnya, jenis suvenirnya,” imbuhnya.

Yang menjadi masalah untuk saat ini ialah terkait dengan banyaknya wisatawan Indonesia yang memilih wisata ke luar negeri. Sehingga Kemenpar harus bisa fokus pada penarikan devisa.

“Peningkatan wisatawan domestik karena milenial, tapi mereka juga rajin ke ke luar negeri. Targer kemenpar 5 tahjn, fokus pada menarik devisa,” lanjut Bambang.

Dalam hal ini, Bambang berharap jika kedepannya pariwisata Indonesia tidak kembali menjadi sektor sampingan. Pasalnya kedepan diharap mampu membantu meningkatkan perekonomian negara.

“Kita butuh pariwisata yang menciptakan nilai tambah tinggi dan berkelanjutan, bukan lagi pelengkap tapi menjadi pelaju utama. Saat ini pariwisata harus menjadi pemeran utama terbaik,” pungkasnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close