fbpx
Kesehatan

Bahaya Olahraga Jika Diforsir, Dari Pingsan Hingga Kematian

Parentingsehat.com – Tidak hanya untuk fisik, olahraga adalah aktivitas yang membuat mental lebih sehat. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu, bahaya olahraga justru berdampak buruk hingga menjadikan seseorang kehabisan tenaga, pingsan, atau bahkan kematian lantaran serangan jantung.

Kondisi tersebut menimbulkan bahaya pada olahraga, pasalnya terjadi lantaran terlalu memaksakan diri yang tidak terbiasa olahraga. Belakangan, ada beberapa atlet dadakan yang suka ikut festival lari-lari lucu yang selalu diadakan. Padalah dalam kesehatan tidak bergerak sama sekali.

Dijelaskan oleh dokter umum, Herman Irawan, ketika tubuh berolahraga, oto terbakar glikogen yaitu karbohidrat yang disimpan pada otot. Glikogen tersebut akan terbentuk pada orang yang terbiasa berolahraga.

“Saat tidak terbiasa berolahraga, tubuh akan dengan cepat kehilangan glikogen. Saat terus diforsir maka akan membuat tubuh kekurangan oksigen, kekurangan gula,” jelas Herman yang merupakan praktisi media di Avrist Assurance dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/9).

Lebih lanjut, olahraga yang terlalu dipaksa dan gas CO tidak mampu dikeluargan oleh tubuh, maka tubuh bisa mengalami keracunan.

“Saat otot pernapasan lelah dan tubuh keracunan maka dapat menyebabkan black out atau pingsan. Ditandai dengan pucat, lalu mual, kelelahan,” imbuh Herman.

Hal tersebut sangat umum terjadi lantaran ada penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah. Ketika berolahraga, sumbatan kolesterol terlepas serta justru menyerang jantung.

“Biasanya pada orang yang tidak pernah berolahraga, begitu mencoba olahraga berat, jantung dipompa sangat keras dan sumbatan kolesterol lepas bisa menyerang jantung menjadi jantung koroner atau ke otak menjadi stroke,” papar Herman.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close