fbpx
Kesehatan

Apa itu PMS,  Gejala dan, 13 Tandanya untuk Wanita

Apa itu PMS? Beberapa hari sebelum menstruasi, sebagian besar wanita sering mengalami nyeri payudara dan cenderung marah. Mungkin kita sering mendengar bahwa PMS atau sindrom pramenstruasi adalah gejala yang muncul sebelum menstruasi terjadi. Apa sebenarnya yang kita maksud dengan PMS?

Apa itu PMS? Premenstrual syndrome (PMS) merupakan dimana suatu kondisi dapat mempengaruhi emosi, kesehatan fisik dan perilaku wanita dalam beberapa hari sebelum menstruasi.

Sindrom pramenstruasi adalah kondisi yang sangat umum. Gejalanya mempengaruhi hingga 85% wanita yang akan mengalami menstruasi. Ketika Anda pergi ke dokter karena Sindrom Pramenstruasi, PMS seharusnya memasuki fase yang mengganggu hidup Anda.

Bagaimana PMS atau Pramenstruasi Syndrome dapat Terjadi?

Gejala PMS biasanya terjadi lima hingga sebelas hari sebelum menstruasi dan biasanya sembuh pada awal menstruasi. Penyebab Pramenstruasi Syndrome belum diketahui secara pasti.

Namun, banyak peneliti percaya bahwa itu terkait dengan perubahan hormon seks dan kadar serotonin pada awal siklus menstruasi. Kadar serotonin diketahui, bisa memengaruhi suasana hati. Serotonin adalah bahan kimia yang diproduksi di otak dan usus yang dapat memengaruhi suasana hati, emosi, dan pikiran Anda.

Kadar estrogen dan progesteron meningkat pada waktu-waktu tertentu dalam sebulan. Peningkatan hormon ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan berlebihan dan membuat wanita mudah tersinggung.

Hormon yang diproduksi oleh ovarium juga memodulasi aktivitas di bagian otak yang terkait dengan gejala PMS.

Apa Itu PMS? Tandanya jika Wanita Mengalami PMS

Gejala-gejala PMS biasanya ringan atau sedang. Menurut Dokter Keluarga Amerika, hampir 80% wanita melaporkan satu atau lebih gejala yang tidak mempengaruhi aktivitas sehari-hari mereka dan sekitar 20% dari mereka melaporkan gejala PMS sedang hingga berat yang dapat mempengaruhi banyak aspek kehidupan.

Tingkat keparahan gejala dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain. Gejala Sindrom Pramenstruasi meliputi:

  • Perut kembung
  • Nyeri di dada
  • Mengidam makanan, terutama makanan manis seperti permen
  • Sembelit
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sensitivitas terhadap cahaya atau suara
  • Kelelahan
  • sifat marah
  • Perubahan pola tidur
  • Gelisah
  • Depresi
  • Kilau emosional

Bagaimana Anda membedakan Pramenstruasi Syndrome dari gejala yang disebabkan oleh penyakit lain?

Banyak gejala dapat menyebabkan Anda atau dokter Anda salah diagnosa PMS. Berikut adalah beberapa contoh masalah kesehatan yang mirip dengan Pramenstruasi Syndrome:

  • Depresi
  • Pembengkakan kaki atau wajah (edema idiopatik)
  • Kelelahan kronis
  • Hipotiroidisme
  • Irritable bowel syndrome (IBS)

Diagnosis Pramenstruasi Syndrome atau PMS ditandai oleh fakta bahwa ada kalanya tidak ada gejala selama menstruasi pada hari pertama dan ketika gejala biasanya muncul beberapa hari sebelum menstruasi. Jika gejala di atas muncul setiap saat, PMS biasanya dapat dikesampingkan sebagai diagnosis utama.

Cara lain untuk mendiagnosis Pramenstruasi Syndrome adalah dengan meresepkan obat yang menghentikan semua fungsi ovarium. Jika obat ini dapat memperbaiki gejala yang bermasalah, diagnosis mungkin PMS.

Baca juga : Asam Lambung Naik, Tips dan Cara Mengatasinya

Perawatan PMS yang bisa dilakukan

Perawatan PMS kadang-kadang bisa sesulit membuat diagnosis PMS. Berbagai perawatan telah digunakan untuk mengobati kondisi ini.

Beberapa perawatan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat, tetapi tampaknya membantu beberapa wanita. Perawatan lain yang valid secara ilmiah mungkin tidak selalu memiliki efek yang diinginkan pada semua pasien.

Arah umum untuk membantu meringankan PMS termasuk gaya hidup sehat yang meliputi:

  • Olah raga
  • Dukungan emosional selama periode pramenstruasi
  • Pembatasan saline sebelum menstruasi
  • Menurunkan konsumsi kafein sebelum menstruasi
  • Berhenti merokok
  • Batasi konsumsi alkohol
  • Kurangi konsumsi gula

Telah terbukti bahwa semua respons di atas menghilangkan gejala pada beberapa wanita, bahkan jika dasar ilmiahnya tidak begitu jelas. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen kalsium dan magnesium juga dapat membantu mengurangi gejala PMS.

Baca juga : 5 Cara Cepat Hamil yang Paling Efektif

Selain menjalani kehidupan yang sehat, penggunaan obat-obatan terkadang digunakan untuk mengobati gejala PTS yang cukup serius dan mengganggu.

Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close