fbpx
Jalan JalanSerba Serbi

7 Hewan Langka di Indonesia Yang Hampir Punah

Dengan luas 735.400 meter persegi dan terletak di antara dua benua utama, Indonesia adalah negara yang memiliki beragam flora dan fauna, baik Asia, Australia, dan transisi. Namun sayangnya, dari ribuan spesies flora dan fauna yang hidup di wilayah Indonesia, ada sekitar 294 jenis flora dan fauna Indonesia yang termasuk dalam daftar spesies yang terancam punah (hewan langka di Indonesia) dan harus dilindungi . Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 tentang “Jenis Tumbuhan dan Hewan yang Dilindungi”.

  1. Orang Utan Sumatera dan Kalimantan

Orangutan, yang hidup di pulau Sumatra atau Kalimantan, juga termasuk spesies yang terancam punah. Menurut laporan IUCN, selama 75 tahun terakhir populasi orangutan Sumatra telah berkurang hingga 80%. Antara 1998 dan 1999, tingkat kehilangan dilaporkan mencapai sekitar 1.000 orangutan per tahun. Sementara itu, pada tahun 2004, para ilmuwan memperkirakan bahwa total populasi orangutan di pulau Kalimantan, baik di Indonesia dan Malaysia, adalah sekitar 54 ribu orang. Berbeda dengan orangutan Kalimantan, orangutan Sumatra memiliki kantung pipi yang panjang pada orangutan jantan.

  1. Harimau Sumatera

Mungkin saat ini populasi Harimau Sumatera tidak lebih dari 300, jadi menurut WWF, spesies yang merupakan salah satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi hewan kritis atau spesies langka terancam punah. . Warna kulit harimau Sumatra adalah yang paling gelap dari semua harimau, mulai dari kuning kemerahan hingga oranye gelap. Tubuhnya juga relatif kecil dibandingkan dengan semua sub-spesies harimau yang hidup hari ini. Habitat yang semakin sempit karena kegiatan pembukaan lahan, membuat mereka semakin terancam punah.

  1. Komodo

Habitat komodo (Varanus komodoensis) di alam liar telah menyusut karena aktivitas manusia dan oleh karena itu IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Kadal monitor besar ini sekarang dilindungi oleh peraturan pemerintah Indonesia dan taman nasional, Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindunginya. Habitat utama kadal raksasa ini hanya ada di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Komodo pertama kali didokumentasikan oleh orang Eropa pada tahun 1910. Nama hewan karnivora ini semakin dikenal dunia setelah tahun 1912 Pieter Antonie Ouwens, direktur Museum Zoologi di Buitenzorg (sekarang Bogor), menerbitkan sebuah makalah tentang naga setelah menerima foto dan kulit dari reptil ini.

  1. Jalak Bali

The Bali Starling pertama kali ditemukan pada tahun 1910. Nama ilmiah Starling Bali dinamai ahli hewan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang menggambarkan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912. Bali Starling hanya ditemukan di hutan barat dari pulau Bali. Burung ini juga satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinamai simbol fauna dari Provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik ini dilindungi oleh hukum. Untuk mencegah ancaman kepunahan yang semakin serius, sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia menjalankan program pemuliaan Jalak Bali (Leucopsar rothschildi).

  1. Badak Jawa dan Sumatera

Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) juga merupakan keprihatinan penting bagi pemerintah dan pencinta lingkungan. Badak sumatera (badak sumatera) dan badak jawa (Javan rinho) adalah dua dari 5 spesies badak yang masih dapat bertahan hidup dari kepunahan, selain badak India, badak hitam Afrika, dan badak putih Afrika. Namun, kedua badak ini sudah dalam kategori sangat terancam punah. Status konservasi yang terancam punah ini telah diberi label sebagai spesies badak di Indonesia sejak tahun 1996.

  1. Gajah Sumatera

Mungkin saat ini populasi Harimau Sumatera tidak lebih dari 300, jadi menurut WWF, spesies yang merupakan salah satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi hewan kritis atau spesies langka terancam punah. . Warna kulit harimau Sumatra adalah yang paling gelap dari semua harimau, mulai dari kuning kemerahan hingga oranye gelap. Tubuhnya juga relatif kecil dibandingkan dengan semua sub-spesies harimau yang hidup hari ini. Habitat yang semakin sempit karena kegiatan pembukaan lahan, membuat mereka semakin terancam punah.

  1. Kangaroo Pohon Wondiwoi

Ternyata, Kanguru tidak hanya milik Australia, karena Indonesia juga memilikinya. Nama Wondiwoi Tree Kangaroo, adalah salah satu spesies hewan langka endemik yang hidup di pulau Papua. Berdasarkan spesimen yang ditemukan oleh Ernst Mayr, hewan yang memiliki nama ilmiah Dendrolagus mayri diperkirakan memiliki berat sekitar 9,25 kg. Bulunya berwarna hitam suram dengan beberapa bagian kekuningan. Bokong kemerahan dan kaki dengan ekor keputihan. Populasi persis Kanguru Pohon Wondiwoi memang tidak pernah diketahui secara pasti. Tetapi menurut Daftar Merah IUCN, diperkirakan bahwa total populasi kanguru pohon adalah sekitar 50 individu. Inilah yang membuat Daftar Merah IUCN memasuki Wondiwoi Kangaroo Tree atau Wondiwoi Tree-kangaroo sebagai spesies yang Terancam Punah atau spesies yang sangat terancam punah.

Tags
Lanjutkan Baca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close