fbpx
Kesehatan

Tongkol Jagung Ternyata Bisa Menjadi Bahan Tabir Surya

Parentingsehat.com – Jagung mempunyai kandungan Sun Protector (SPF) yang cukup tinggi. Hal tersebut bisa diperoleh dari tongkol jagung yang biasanya menjadi limbah.

Berdasar dari data Badan Pusat Statistik tahun 2015, produksi jagung pada tahun 2014 sebanyak 19.008.426 ton. Tidak ayal juga jika limbah tongkol juga belimpah. Meski pada dasarnya juga sering dijadikan pakan ternak.

Bermula dari adanya kepedulian Indri Kusuma Dewi terhadap pemanfaatan limbah tongkol jagung, ia berhasil melakukan bimbingan dan mengantarkan tiga mahasiswa Politeknik Kesehatan )Polteknes) Kementerian Kesehatan Surakarta, Jawa tengah, untuk menerapkan inovasi membuat gel tabir surya.

“Saya membimbing tiga mahasiswa membuat karya tulis ilmiah. Yang mengejutkan memang setelah kami tes laboratorium dan dilihat angka SPF-nya, kandungan SPF tongkol jagung tinggi. Ternyata SPF-nya 20,8 kategori ultra. Ultra itu kategori SPF paling tinggi,” ungkap Indri, yang berprofesi sebagai dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Surakarta seperti dilansir dari Health Liputan6.com.

“Sayangnya, pemanfaatan tongkol jagung belum diarahkan untuk produk kecantikan. Makanya, mahasiswa mengembangkan tongkol jagung ke arah gel tabir surya,” imbuhnya.

“Kandungan SPF tinggi yang sampai angka 20 kira-kira bisa bertahan memberikan perlindungan kulit sekitar 300 menit. Perhitungannya angka SPF 20 dikalikan paparan sinar UV 15 menit. Hasilnya kira-kira 300 menit atau 5 jam. Artinya, gel tabir surya dari tongkol jagung memberikan pertahanan kulit selama 5 jam terhadap sinar UV,” terangnya.

“Produk gel tabir surya tongkol jagung belum diproduksi massal. Kami enggak punya izin edar dan di kamus belum menyasar soal bisnis (membuka peluang bisnis lewat produk sendiri). Kalau ada acara hanya dipajang saja. Enggak dijual. Paling untuk kalangan sendiri,” paparnya.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close