fbpx
Kesehatan

Seorang Pria Terinfeksi Cacing Parasit Lantaran Doyan Daging Mentah

Parentingsehat.com – Seorang pria bernama Lim asal Fuzhou, Provinsi Fujian, Cina terinfeksi cacing parasit yang bermula dengan adanya gejala demam tinggi, serta batuk yang berlangsung dalam waktu lama.

Menurut yang dikutip dari ET Today, Lim mendadak batuk secara terus-menerus disertai dahak. Gejala semakin buruk yang diikuti demam tinggi hingga lebih dari 39 derajat celsius. Gejala tersebut berlangsung setidaknya 10 hari.

Sebelumnya, Lim berupaya untuk berobat dari gejala yang ditimbulkan, yakni dengan mengkonsumsi obat yang bisa diperoleh di apotek. Akan tetapi, kondisinya tidak kunjung membaik. Pada akhirnya, Lim memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Dalam hal ini, dokter menjalankan beberapa tes pada Lim, yang salah satunya ialah scan sinar-X. Ketika itu, penemuan yang mengejutkan teringkap. Terdapat banyak cacing parasit yang hidup dan menjalar didalam hatinya.

Lim diketahui terinfeksi cacing hati yang disebut Clonorchis sinensis, yang termasuk salah satu cacing jenis parasit. Setelah ditanya oleh dokter, Lim mengaku bahwa dirinya sangat suka mengkonsumsi sashimi dan udang air tawar. Ia gemar makanan laut mentah lantaran merasa segar jika mengkonsumsi makanan tersebut.

Oleh karena itu, dokter pun memberi saran untuk menghindari jenis makanan mentah. Tujuannya ialah supaya terhindar dari infeksi serupa. Jika memang terpaksa makan makanan mentah selayaknya sashimi, akan lebih baik jika makanan tersebut disiapkan dengan benar dan aman sebelum dimakan.

“Tidak ada gejala yang jelas pada tahap awal penyakit gagal hati, dan perjalanan penyakitnya relatif lambat dan berkembang perlahan, begitu ada gejala seperti ketidaknyamanan perut bagian atas, kelelahan, dan demam yang berkepanjangan, Anda harus lebih waspada,” isi saran dokter tersebut.

Tags
Lanjutkan Baca

Azkia adhyatma

Azkia adalah penulis lepas untuk berbagai media online. spesialis di berbagai topik terutama kesehatan dan parenting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close